AC Milan: No Ibra, No Masalah

Posted on

 

AC Milan belum tertahan di pekan kesembilan Liga Italia 2020/2021. Sekarang, Fiorentina jadi korbannya. Siapa dapat hentikan Rossoneri?
Milan kembali lagi memperlihatkan tajinya selaku calon juara Serie A, waktu melayani Fiorentina di San Siro, Minggu (29/11/2020). Tuan-rumah menang 2-0, melalui gol Alessio Romagnoli dan Franck Kessie.

Milan bermain memimpin semenjak menit awalnya. Pasukan Stefano Pioli dapat memaksakan La Viola banyak membuat kekeliruan.

Di babak pertama, dua penalti didapatkan Milan. Satu salah satunya dilakukan Franck Kessie, di yang mana yang lain tidak berhasil dia ceploskan ke dalam gawang.

Untuk Milan, kemenangan itu membuat mereka semakin tenteram di pucuk klasemen Liga Italia. Wakil Kota Mode itu sekarang mengumpulkan 23 point, unggul lima angka dari Inter Milan di urutan ke-2, dan enam angka dari Juventus di rangking tiga.

Ada catatan tarik dari kesuksesan Milan menuai tiga point di pekan kesembilan Liga Italia

Dengan perolehan 23 point, Milan ternyata mengepak perolehan paling tingginya dari 9 pertandingan liga pertama, semenjak zaman kemenangan tiga point difungsikan.

Berikut data dan bukti kemenangan 2-0 Milan atas Sassuolo, yang dikeluarkan Opta

– AC Milan meraih 23 point dari 9 laga pertama di Serie A 2020/2021. Itu rekor baru buat Milan, semenjak zaman kemenangan diganjar tiga point difungsikan.

-Fiorentina mengepak 8 point dari 9 laga pertama Serie A 2020/2021, yang malah jadi catatan terjeleknya di zaman kemenangan tiga point.

– AC Milan menyamakan rekornya, yaitu terus cetak gol di 29 pertandingan berturut-turut. Catatan itu menyamakan performanya pada musim 1972-1973.

– Milan telah mendapatkan 7 penalti di Liga Italia, cuman Leicester yang punyai lebih banyak (8) di lima liga hebat Eropa.

 

– AC Milan tidak pernah kalah di enam pertandingan Serie A tiada Zlatan Ibrahimovic. Prosentase kesuksesannya menang tiada si pemain bertambah, dari 62.5% ke 83.3%.

– AC Milan telah tidak berhasil 4x dari 9 penalti yang didapatkan di seluruh persaingan musim ini. Catatan itu paling banyak dari seluruh club di lima liga hebat Eropa.

– Semenjak kehadirannya ke AC Milan, Romagnoli telah membuat 3 gol melalui tandukan. Jumlah itu cuman kalah atas Zlatan Ibrahimovic.

– Franck Kessie salah satunya pemain yang lahir 1996 yang telah capai 25 gol di Serie A, sesudah Lautaro Martinez dan Federico Chiesa.

– Davide Calabria mainkan laga ke-100 di Serie A, di mana Ante Rebic membuat laga ke-50.

– Dalam dua musim paling akhir, cuman Gianluigi Donnarumma yang dapat meredam penalti sekitar 4 kali, melampaui penjaga gawang Fiorentina, Bartlomiej Dragowski.

– Bartlomiej Dragowski membuat performanya ke-50 bersama Fiorentina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *