MotoGP Valencia 2020 ditegaskan akan berjalan seru serta hebat. Karena, juara dunia baru akan terlahir di seri ini.
Valencia ialah satu dari 2 seri paling akhir di MotoGP 2020. Sesudah balapan MotoGP Eropa di circuit Riccardo Tormo minggu kemarin, race akan digelar kembali di lokasi yang sama.

Joan Mir pasti jadi pembalap yang paling semangat menyongsong seri ini, ingat ia demikian dekat sama titel juara dunia MotoGP 2020. Mir menempati posisi teratas klassemen dengan 162 point, unggul 37 point dari Fabio Quartararo serta Alex Rins

Mir cuman perlu finish urutan ke-3 besar untuk mengamankan titel juara dunia pertama kalinya. Menyaksikan performnya di tujuh balapan paling akhir, Mir punyai kesempatan besar karena itu.

Karena, Mir hanya sekali tidak berhasil finish tribune saat menyelesaikan MotoGP Prancis di status kesebelas. Sesaat, bekasnya terus ada di urutan ke-2 atau ke-3 , saat sebelum mencetak kemenangan pertama kalinya musim ini di Eropa minggu kemarin.

Yang tentu, Rins serta Quartararo tidak ingin demikian saja melepaskan balapan ini supaya acara pesta juara Joan Mir dapat terlambat. Dapatkah mereka melakukan? Lihat dahulu statistik berkaitan balapan itu yang dihidangkan dalam infografis.

Andrea Dovizioso mengaku kesempatannya untuk menjadi juara dunia MotoGP 2020 hampir tertutup. Oleh karenanya, Dovizioso akan usaha memburu urutan ke-2 atau ke-3 .
Kepercayaan diri Dovizioso pernah kembali lagi menjelang MotoGP Eropa pekan kemarin. Saat itu, Dovizioso hanya ketinggalan 29 point dari Joan Mir yang berada di pucuk klasemen pembalap dengan 3 balapan sisa.

Tetapi, Dovizioso peroleh hasil kurang memberikan kepuasan di MotoGP Eropa. Dalam balapan yang diadakan di Circuit Riccardo Tormo, Valencia, akhir pekan tempo hari itu, pembalap Ducati itu hanya finish di urutan ke-8.

Saat itu, Joan Mir keluar selaku juara. Pembalap Suzuki itu juga semakin oke di pucuk klasemen pembalap serta semakin dekat sama titel juara dunia.

MotoGP 2020 sekarang tinggal tersisa dua balapan kembali. Balapan selanjutnya, MotoGP Valencia, akan kembali lagi diadakan di Ricardo Tormo, Minggu (15/11/2020).

Secara matematis, Dovizioso yang ketinggalan 45 point dari Mir masih berkesempatan menjadi juara. Tetapi, menyaksikan hasil di Valencia akhir pekan lalu, Dovizioso malas menempatkan sasaran muluk-muluk.

“Hasil yang kami bisa di GP pertama di Valencia terang tidak searah dengan harapan kami, tetapi pekan lalu kami dapat pahami beberapa faktor penting,” tutur Dovizioso seperti dikutip GPOne.

“Dibagian ke-2 balapan, kecepatan saya baik, serta kami dapat memperoleh beberapa info memikat masalah itu. Jika cuacanya konstan di sejauh akhir pekan, kami dapat hadapi balapan ini dengan lebih optimis.”

“Kami semestinya dapat mendapatkan kecepatan lebih dengan ban baru serta, walau titel juara dunia saat ini hampir tidak mungkin, terang, kami akan berusaha sampai akhir. Akan membahagiakan akhiri kejuaraan minimal di urutan ke-2 atau ke-3 ,” kata Dovizioso.

Dovizioso sekarang ini tempati rangking ke enam klasemen pembalap MotoGP dengan 117 point. Ia hanya ketinggalan delapan angka dari Fabio Quartararo serta Alex Rins yang berada di posisi ke-2 serta ke-3 .

 

Joan Mir belum pernah menang 1 juga race di MotoGP 2020 walau sekarang pimpin klasemen pembalap. Tetapi pembalap Suzuki Ecstar itu dipercaya tidak perlu menang untuk mengunci titel juara dunia.
MotoGP 2020 telah berjalan 11 seri, serta Mir belum pernah finish sangat depan. Walau demikian, dia telah 6x naik tribune, dengan perincian 3x jadi runner-up serta 3x di posisi ke-3 , serta sekarang kumpulkan 137 point.

Sesaat kompetitor paling dekatnya, Fabio Quartararo, telah 3x menang. Tetapi cuman 3x itu juga pembalap Yamaha asal Prancis itu naik tribune. Bekasnya, Quartararo terus tertinggal serta pada akhirnya baru meraih 123 point.

Dengan tersisa 3 seri, Mir juga dilawan untuk dapat meraih minimal 1 kemenangan

Tetapi pembalap Ducati yang satu diantara lawan titel juara, Andrea Dovizioso, menyebutkan stabilitas Mir naik tribune cukup mengantarkannya menjadi juara MotoGP 2020.

“Tidak, saya berpikir tak perlu,” kata Dovizioso, waktu ditanyakan apa Mir perlu meraih kemenangan pada musim ini, seperti diambil Autosport.

“Rasa-rasanya itu tidak penting sekarang ini, apa lagi di kejuaraan saat ini. Musim ini saja telah berjalan aneh sebab beberapa hal, serta selanjutnya yang paling penting ialah koleksi point.”
“Hanya itu. Seluruh orang pengin menang (balapan), tetapi bukan itu point intinya. Jadi saya berpikir, ia tidak perlu meraih kemenangan,” terang pria dari Italia itu.

Hal seirama disampaikan pembalap Pramac Racing Jack Miller. Pembalap asal Australia itu menyebutkan Mir menjadi Emilio Alzamora selanjutnya.

Emilio Alzamora adalah juara dunia kelas 125 cc tahun 1999 sebagai juara dunia tiada pernah menang. Walau demikian, Alzamora stabil naik tribune 3 besar sekitar 10 kali dari 16 seri.

“Musim ini kemungkinan kita akan menyaksikan apa yang pernah dirasakan Emilio Alzamora bila keadaannya lagi ini. Saya tidak percaya Mir ingin ambil resiko harus memenangkan balapan sekarang ini,” kata Miller.

“Ya, ia kurang mujur. Saya menyaksikannya ditubruk (Iker) Lecuona di Brno (MotoGP Ceko), apabila kamu menjadi juara tiada meraih kemenangan… Ia semestinya meraih kemenangan di Austria, jika saja waktu itu tidak ada red flag.”

“Saya berpikir ia satu diantara yang paling cepat sekarang ini, serta yang sangat stabil. Ia serta Suzuki sangat stabil musim ini,” kata pembalap asal Australia itu.

Seri paling dekat, yaitu MotoGP Eropa, akan diadakan Minggu (8/11) di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, serta dapat dilihat di detikSport serta Trans 7.

apa Joan Mir selalu pantas jadi jawara karena stabilitas hingga tidak perlu memenangkan 1 race juga seperti kata Dovi

Atau kemenangan malah harus dicapai dalam satu diantara race tersisa MotoGP 2020 supaya Mir bisa saja jawara MotoGP 2020 yang semestinya?

“Musim ini kemungkinan kita akan menyaksikan apa yang pernah dirasakan Emilio Alzamora bila keadaannya lagi ini. Saya tidak percaya Mir ingin ambil resiko harus memenangkan balapan sekarang ini,” kata Miller.

“Ya, ia kurang mujur. Saya menyaksikannya ditubruk (Iker) Lecuona di Brno (MotoGP Ceko), apabila kamu menjadi juara tiada meraih kemenangan… Ia semestinya meraih kemenangan di Austria, jika saja waktu itu tidak ada red flag.”

“Saya berpikir ia satu diantara yang paling cepat sekarang ini, serta yang sangat stabil. Ia serta Suzuki sangat stabil musim ini,” kata pembalap asal Australia itu.

Seri paling dekat, yaitu MotoGP Eropa, akan diadakan Minggu (8/11) di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, serta dapat dilihat di detikSport serta Trans 7.

Menurut detikers, apa Joan Mir selalu pantas jadi jawara karena stabilitas hingga tidak perlu memenangkan 1 race juga seperti kata Dovi? Atau kemenangan malah harus dicapai dalam satu diantara race tersisa MotoGP 2020 supaya Mir bisa saja jawara MotoGP 2020 yang semestinya?

 

 

Berita mengagetkan tiba dari MotoGP. Tersebar berita Jorge Lorenzo akan jadi tes pembalap team Aprilia. Apakah benar?
Berita itu dicetuskan Speedweek. Tersebar laporan Lorenzo tengah bertransaksi dengan Aprilia, menjadi tes pembalap pada musim 2021.

Sekarang ini, Lorenzo sendiri jadi sisi dari team Yamaha. Musim ini, juara dunia MotoGP 3x itu jadi pembalap penguji team Garpu Tala.

Awalnya, Aprilia sendiri dihubungkan dengan ‘Lorenzo’. Tetapi, Lorenzo-nya ialah Lorenzo Savadori, yang gantikan Bradley Smith.

Tetapi, ada laporan Aprilia dekati Jorge Lorenzo. “Kami dengar dari Spanyol bila perundingan dengan Aprilia berjalan mulus, tetapi kesepakatannya selalu dapat gagal sebab permasalahan uang,” catat Speedweek.

Selain Lorenzo, Aprilia dihubungkan dengan Andrea Dovizioso. Tetapi, perundingannya belum juga tahu.

Bila jadi mengambil Lorenzo

karena itu ke-2 pihak akan bereuni. Karena, pria dari Spanyol itu pernah membalap untuk Aprilia untuk 2006-2007, pas saat sebelum ke MotoGP.

Di 2020, Lorenzo sendiri hanya pernah mengetes motor YZR-M1 di Sepang serta Portimao. Bekasnya, pembalap 33 tahun itu belum juga tampil.

Peluang tampil dengan status wild card pernah diberi Yamaha di MotoGP Catalunya, tetapi pada akhirnya diurungkan karena wabah. Paling akhir, Lorenzo pun tidak jadi pembalap alternatif Valentino Rossi di Yamaha, yang pernah mangkir karena positif virus corona.

Bila jadi berpindah, ada berita status Lorenzo selaku tes pembalap Yamaha akan diganti Dovizioso. Pembalap Italia itu diisukan dengan Yamaha, karena akan tinggalkan Ducati diakhir musim.

Pembalap Repsol Honda Alex Marquez meneruskan momen baiknya. Alex tampil jadi pembalap paling cepat di free practice pertama kali MotoGP Teruel 2020.
Dalam session yang berjalan di MotorLand Aragon, Jumat (23/10/2020) sore WIB, Alex mencatatkan waktu 1 menit 48,184 detik. Adik dari Marc Marquez itu pernah jatuh di kelokan paling akhir tetapi kejadian itu tidak mengubah tempatnya di pucuk daftar.

Alex unjuk kecepatan kembali di Aragon sesudah finish ke-2 di balapan diakhir pekan kemarin. Juara dunia Moto2 itu sedang cari hat-trick podiumnya selesai memperoleh hasil sama di Le Mans, Prancis.

Selain Alex Marquez, pembalap Honda lain yaitu Takaaki Nakagami yang menguatkan LCR, mengakhiri session FP I MotoGP Teruel 2020 ini di urutan ke-2 dengan beda 0,4 detik. Pembalap Suzuki Joan Mir dalam tempat saat dengan jarak 0,8 detik dari Alex.

Hasil oke didapat rekanan segrup Alex Marquez, Stefan Bradl

Pembalap Jerman itu finish ke-4 di muka duet Yamaha Franco Morbidelli serta Maverick Vinales.

Bukan signal bagus untuk Ducati sesudah pembalap Pramac Jack Miller hanya finish ke-7 dengan jarak lebih dari 1 detik dari Alex Marquez. Aleix Espargaro serta Pol Espargaro tempati urutan ke-8 serta ke-9, sedang Cal Crutchlow lengkapi barisan 10 besar.

Duet pabrikasi Ducati Danilo Petrucci serta Andrea Dovizioso harus senang finish di status 14 serta 16 dengan beruntun. Disamping itu Fabio Quartararo yang menguatkan Petronas SRT anjlok selesai finish di posisi 17.

Hasil Lengkap Free Practice I MotoGP Teruel 2020

Pos-Nama Pembalap-Tim-Waktu-Gap

Walau tidak juara di MotoGP Aragon, Joan Mir memahat riwayat untuk Suzuki. Untuk kali pertamanya dalam 20 tahun, pembalap Suzuki pimpin klasemen MotoGP.
Joan Mir mengawali balapan di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, Minggu (18/10/2020) malam WIB, dari urutan ke-6. Bersamaan jalannya balapan, Joan Mir tembus zone tribune serta tempati urutan ke-2 sesudah mendahului Maverick Vinales di tengah lap ke-14.

Tetapi, di beberapa lap paling akhir, Joan Mir dilalui oleh Alex Marquez serta turun ke urutan ke-3. Selanjutnya, ia finish di urutan ke-3 ada di belakang Alex Rins yang menjadi juara serta Alex Marquez yang tempati posisi ke-2 .

Meskipun begitu, finish ke-3 telah cukup buat mengantarkan Joan Mir ke pucuk klasemen pembalap geser Fabio Quartararo. Ia sekarang pimpin klasemen pembalap MotoGP 2020 dengan 125 point unggul 10 point dari Quartararo.

Quartararo sendiri peroleh hasil anjlok di MotoGP Aragon. Walau mengawali balapan dari status paling depan, pembalap Petronas Yamaha itu tidak peroleh point sesudah cuman finish di posisi ke-18.

Naiknya Joan Mir ke pucuk klasemen pembalap MotoGP jadi torehan istimewa untuk Suzuki

Awalnya, pembalap Suzuki paling akhir yang pimpin klasemen pembalap ialah Kenny Roberts di 2000.

“Di 7-8 lap paling akhir saya mulai alami permasalahan dengan sisi depan motor. Temperaturnya terpanas di sejauh akhir pekan serta ambil opsi yang pas untuk balapan, jika Anda ada di belakang seorang itu tidak gampang. Perform saya selanjutnya turun di 6 lap paling akhir,” tutur Joan Mir selesai balapan.

“Benar-benar sayang sebab dalam bagian-bagian balapan saya berasa benar-benar kuat. Tetapi hari ini bukanlah harinya untuk menang, tetapi hari untuk merampas pucuk klasemen pembalap. Jadi benar-benar suka karena itu.”

“Kami akan coba melakukan perbaikan permasalahan dibagian paling akhir supaya lebih baik diakhir pekan depan,” tuturnya.

Walau sedang pimpin klasemen pembalap MotoGP 2020, Joan Mir sekalipun belum memenangkan balapan musim ini. Perolehan terbaik ialah 3x finish runner-up di MotoGP Austria, MotoGP Emilia Romagna, serta MotoGP Catalunya.

Andrea Dovizioso menjelaskan Ducati dalam keyakinan diri tinggi menyambut MotoGP Aragon. Mereka punyai modal bagus selesai tampil menarik di MotoGP Prancis
Ducati mencatat hasil yang termasuk memberikan kepuasan di MotoGP Prancis 2020 yang berjalan di circuit Le Mans Bugatti, Minggu (11/10/2020) malam WIB. Danilo Petrucci sukses raih tribune pertama kali, sedang Andrea Dovizioso finish di rangking ke-4.

Ini adalah tribune pertama kali untuk Petrucci semenjak di Mugello di MotoGP 2019. Untuk Dovizioso, catatannya di Le Mans termasuk penting untuk jaga kesempatan jadi juara dunia dengan 5 seri balapan sisa.

Pria 34 tahun ini ada di rangking ke-3 di klassemen pembalap dengan 97 point. Dia tertaut 8 angka dari Joan Mir (105 point) di posisi ke-2 serta 18 point dari Fabio Quartararo di posisi paling atas (115 point).

Menurut Dovizioso, catatan bagus di Le Mans ini jadi modal bernilai untuk Ducati

Menurut Dovizioso, catatan bagus di Le Mans ini jadi modal bernilai untuk Ducati untuk menyambut seri MotoGP Aragon yang dilaksanakan minggu ini, Minggu (11/10/2020). Pabrikasi Borgo Pornigale dalam keyakinan diri tinggi untuk dapat menulis hasil terhebat di Circuit Motorland de Aragon.

“Kemenangan di Le Mans tentu saja memberi keyakinan diri yang tinggi, serta saya datang di MotorLand dengan semangat tinggi. Tiap balapan ialah dunia tertentu. Tetapi sesudah menangani awalnya yang susah, kami saat ini pengin terus berkembang,” tutur Dovizioso diambil dari Crash.

“Saya mengharap bisa meneruskan hati positif yang seperti yang kami rasakan di Prancis. Saya percaya jika kami dapat bicara banyak di 5 balapan paling akhir musim ini.”

“Silahkan kita saksikan semacam apa situasi trek di Aragón waktu kami datang: kami harus pintar menerjemahkan karakter ban Michelin. Akan penting agar bisa mengawali dengan cara yang betul dari free practice pada hari Jumat,” tuturnya.

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, memandang 2 seri balapan di MotoGP 2020 selanjutnya dengan pesimis.

Tetapi, The Doctor akan habis-habisan di tersisa musim ini.

Setelah MotoGP Prancis, balapan selanjutnya diadakan 2x di Circuit Aragon. MotoGP Aragon serta MotoGP Teruel yang dipentaskan.

Yamaha telah lama tidak meraih kemenangan di Aragon. Pembalap Honda, Marc Marquez, memimpin dengan memenangkan 4 edisi paling akhir.

Pembalap Yamaha yang paling akhir jadi juara di Aragon ada Jorge Lorenzo. Rider Spanyol itu menang di 2014 serta 2015.

Rossi hanya finish ke-8 dalam 2 balapan paling akhir di Aragon. Oleh karenanya, patut jika pembalap 41 tahun itu pesimis.

“Di atas kertas, balapan-balapan itu akan sulit buat saya. Untuk fakta itu, akan penting untuk dapat bersaing.

Itu bisa menjadi rintangan. Ada 5 balapan sisa sampai akhir kejuaraan dunia

Tentang balapan MotoGP Prancis, Rossi memuji untuk Fabio Quartararo. Pembalap Petronas Yamaha SRT itu finish ke-9.

Penambahan 7 angka itu lumayan buat kukuhkan Quartararo di status paling atas klassemen MotoGP dengan perolehan 115 point.

“Saya perlu bilng jika Quartararo membalap dengan mengagumkan ini hari. Ia tenang, tidak lakukan kekeliruan, serta raih point,” kata Rossi.

“Dengan Yamaha, kami kesusahan di situasi ini. Sebab ini hari balapan basa, tetapi tidak banyak air di aspal.

Hal sama berlangsung di kami waktu kami memakai ban slick saat lembab. Kami kurang traksi.

Benar-benar malang untuk saya serta Yamaha. Kami dapat jalani balapan mengagumkan dengan situasi trek kering,” katanya menambah.

 

Pembalap Indonesia, Galang Hendra, mendulang point di seri ke-5 World Supersport 600 (WorldSSP).

Ini jadi modal bernilai buatnya menyambut 3 seri sisa.
Galang Hendra tampil bagus di seri ke-5 World Supersport 600 (WorldSSP) yang diadakan di circuit MotorLand, Aragon, Spanyol, Sabtu-Minggu (5-6 September).

Dia mendapatkan semasing empat point selesai finish di rangking ke-12 baik di race pertama atau di race ke-2.

Hasil itu mengantarkan Pembalap team bLU cRU Yamaha WorldSSP by MS Racing itu mengantongi keseluruhan delapan point di circuit Aragon.

Penambahan delapan angka membuat Galang sekarang ada di rangking ke-17 pada klassemen rider dengan perolehan sembilan angka.

Galang awalnya dapat mendapatkan point waktu seri Portugal di circuit Portimao, April kemarin.

Saat itu, dia sukses memperoleh satu point selesai finish di tempat ke-15 pada race ke-2.

Kesuksesan galang finish di rangking ke-12 pada dua race di seri Aragon adalah catatan terbaik selama membalap di World Supersport 600 musim ini. Pembalap 21 tahun ini senang dengan

“Alhamdulillah saya dapat mendapatkan point kembali ke race kedua serta pace lap lebih bagus dibandingkan race pertama.

Sayangnya waktu start kurang smooth tetapi saya hampir dekat sama teratas 10 pembalap serta sukses mempersingkat jarak waktu jadi 22,8 detik dengan teratas grup,”papar Galang Hendra.

“Balapan seri ini benar-benar positif buat saya serta team banyak memperoleh data. Terima kasih ke Yamaha Indonesia, Yamaha Motor Europe,

sponsor serta team yang memberikan dukungan serta saya akan berupaya lebih bagus lagi

untuk seri selanjutnya,” jelas pembalap binaan Yamaha Indonesia itu.

Perolehan di seri Aragon jadi modal positif Galang untuk hadapi tiga seri sisa

yakni Seri Catalunya, seri Prancis serta seri Estoril.

Ada enam balapan yang akan dilaksanakan dalam enam seri itu.

Seri selanjutnya WorldSSP akan diadakan di Catalunya, Spanyol. Balapan akan dilaksanakan pada tanggal 18-20 September.

Joan Mir sekarang jadi salah satunya favorite juara di MotoGP 2020. Walau sebenarnya pembalap Suzuki Ecstar ini tidak pernah sekalinya mencetak kemenangan pada musim ini.

Mir sekarang ada di tempat ke-4 klassemen sesaat dengan nilai 80 dari 7 balapan. Dia ketinggalan tiga angka dari Maverick Vinales serta Fabio Quartararo dan empat angka dari Andrea Dovizioso.

Masuknya Mir dalam bentuk calon juara dunia musim ini jelas tidak diperkirakan awalnya. Ditambah lagi dia pernah tidak berhasil finish 2x dalam tiga balapan pertama.

Walau demikian, Mir perlahan-lahan memperlihatkan konsistensinya. Walau pernah crash 2x, dia tetap dapat finish lima besar di lima balapan yang lain. Dia serta telah 3x naik tribune, yaitu 2x finish untuk runner-up (MotoGP Austria serta MotoGP Emilia Romagna) serta sekali berada di posisi ke-3 (MotoGP San Marino).

Hasil itu tidak sama dengan tiga pembalap yang lain berada di atasnya. Perform Quartararo, Vinales, serta Dovizioso masih turun naik, walau pernah mencetak kemenangan. Mereka punyai permasalahan dengan motor semasing.

Hal tersebut tidak dirasakan Mir, yang dengan motor GSX-RR kepunyaannya dapat meluncur cepat

Serta Quartararo sampai beri pujian kualitas motor Mir yang dia anggap ‘sempurna’.

Lihat peta kompetisi sekarang ini, Mir yang awalannya tidak demikian pikirkan sekarang mulai optimistis dapat finish paling atas. Dia hanya perlu menjaga performnya sekarang ini, jika dapat melewatinya.

“Saya pasti tidak menduganya,” kata Mir masalah dianya sebagai calon juara, diambil The Race.

“Tetapi sesudah balapan di Austria, dimana saya benar-benar bersaing disana serta pernah naik tribune, saya jadi yakin diri dapat mendapatkan bertambah dari mulanya. Sulit menjaga persistensi semacam ini, tetapi itu arah saya sampai akhir musim.”

“Saya berasa sedang berkompetisi mendapatkan titel juara dunia. Saya tidak demikian memerhatikannya sebab masih banyak point sisa, tetapi betul kami telah 1/2 jalan serta rasa-rasanya musim ini baru diawali di sini.”

“Di tempat empat besar, pencapaian pointnya dapat disebut sama. Silahkan kita melihat apa kami dapat jaga persistensi sampai balapan paling akhir,” tegas pembalap 23 tahun itu.

Akhir kali Suzuki mendapatkan juara dunia di kelas primer berlangsung pada 2000 lantas melalui Kenny Roberts Jr, saat di kelas 500cc. Dapatkah Mir memutuskan dahaga juara? Hal tersebut harus ditunjukkan mulai balapan setelah itu, yaitu MotoGP Catalunya yang diadakan Minggu (27/9/2020).

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo telah puasa tribune dalam tiga seri MotoGP 2020.

Ia juga berkeinginan besar memutuskan pergerakan jelek itu di MotoGP San Marino.
Quartararo memulai MotoGP 2020 dengan benar-benar baik.

Kemenangan berturut-turut didapatkan waktu membalap di MotoGP Spanyol serta MotoGP Andalusia.

Kemudian, performa Quartararo terus turun. Pembalap Prancis itu finish ke-7 di MotoGP Ceko,

lantas beruntun finish ke-8 di MotoGP Austria serta mengakhiri balapan MotoGP Styria di tempat ke-13.

Tidak hanya Quartararo, pembalap Yamaha lain kesusahan berkompetisi untuk meraih tribune.

Dalam tiga seri, hanya satu tribune yang dicapai. Franco Morbidelli yang mencapainya di MotoGP Ceko.

Permasalahan pada motor Yamaha serta sampai membuat Maverick Vinales perlu jatuhkan diri dari motor

di MotoGP Styria. YZR-M1 pembalap Spanyol itu menghajar pemisah sampai terbakar.

Mengacu pada performa di MotoGP San Marino musim kemarin, Fabio Quartararo mengangkat misi untuk kembali pada tribune.

Pembalap 21 tahun itu finish ke-2 di Misano.

“Kami harus kembali pada tribune dalam balapan selanjutnya serta meraih point besar di circuit yang pas dengan motor kami,” kata Quartararo di Crash.

“Sasarannya untuk kembali lagi memperoleh rasa di atas motor sama dengan dua balapan awal.”

“Kami berusaha meraih kemenangan sampai lap paling akhir untuk kali pertamanya di tahun kemarin (di Misano),

jadi kami akan berusaha untuk mengulang ini pada 2 hari Minggu selanjutnya,” kata Fabio Quartararo memberikan tambahan.

MotoGP San Marino dipentaskan, Minggu (12/9) jam 19.00 WI Trans7 menyiarkan langsung.