Khabib Nurmagomedov raih kemenangannya pada Justin Gaethje dalam tanding UFC 254. The Eagle juga mendapatkan perkataan selamat dari temannya, Cristiano Ronaldo.
Khabib menaklukkan Gaethje ke pertempuran yang berjalan di Fight Island, Abu Dhabi, Minggu (25/10/2020) pagi hari WIB. Petarung asal Dagestan itu mengakhiri tanding dalam 2 ronde.

Triangle choke yang dilaksanakan Khabib membuat Gaethje lemas tidak berdaya sampai wasit memberi kemenangan buat Khabib. Petarung 32 tahun itu juga sukses menjaga sabuk juara kelas enteng UFC yang telah didominasinya semenjak April 2018.

Sanjungan serta perkataan selamat juga banjiri Khabib Nurmagomedov setelah duelnya menantang Gaethje. Diantaranya tiba dari Cristiano Ronaldo.

Khabib serta Ronaldo benar-benar sama-sama kenal serta sudah merajut pertemanan semenjak 2018. Bintang Juventus itu ucapkan selamat buat Khabib melalui upload photo Insta Story kepunyaannya.

“Selamat, gan! Ayahmu tentu senang denganmu @khabib_nurmagomedov,” demikian isi pesan upload Ronaldo yang tampilkan photo monitor tv saat Khabib tengah bertimpuh di ring oktagon.

 

 

Perkataan selamat yang dikatakan Cristiano Ronaldo itu menunjukkan pesan suport buat Khabib, yang kehilangan ayahanda terkasih, Abdulmanap Nurmagomedov, ke Juli lalu karena penyakit serangan jantung. Khabib benar-benar terlihat bertimpuh serta menangis kenang kembali si ayah, selesai duelnya menantang Gaethje.

Pertandingan UFC 254 jadi pertempuran paling akhir Khabib di ring oktagon. Ia memutus pensiun dari dunia tinju bebas dengan rekor kemenangan prima 29-0.

Ada juga fakta Khabib Nurmagomedov menggantung sarung ialah untuk penuhi janjinya ke ibunya. Awalnya, ia sudah janji untuk stop bertanding setelah kematiannya Abdulmanap Nurmagomedov.

Joan Mir masih kokoh di pucuk klasemen pembalap selesai MotoGP Teruel. Dia semakin menjauh dari kompetitor paling dekatnya, Fabio Quartararo.
Di Circuit MotorLand Aragon, Minggu (25/10), Mir cuman finish ke-3 dengan catatan waktu 41 menit 53,028 detik. Tetapi perolehan 16 point membuat sekarang telah kumpulkan 137 point.

Pembalap Suzuki Ecstar itu memperlebar jarak dengan Quartararo, yang finish di posisi 8. Dengan ‘hanya’ meraih 8 point, Quartararo juga sekarang baru kumpulkan 123 point. Jarak ke-2 pembalap juga saat ini jadi 14 point, dari yang semula cuman 6 point.

Ada di belakang ke-2 nya ada Maverick Vinales, yang simpan harapan jadi juara dunia untuk pertama kali. Finish di urutan ke-7, pembalap berjulukan Hebat Gun itu sekarang kumpulkan 118 point dari 11 balapan yang telah diadakan.

Urutan ke-4 dihuni si juara MotoGP Teruel, Franco Morbidelli. Dia menunjukkan ucapannya, yang mengatakan masih berkesempatan jadi juara dunia. Tambahan 25 point dari Alcaniz membuat kumpulkan 112 point.

Andrea Dovizioso, yang cuman finish di posisi ke-13, hanya menambahkan 3 point dari balapan kesempatan ini, membuat dianya turun ke posisi ke-5 dengan 109 point. Sesaat Alex Rins, yang sukses jadi runner-up MotoGP Teruel, mengikuti di posisi ke enam dengan 105 point.

Klasemen Sesaat Pembalap MotoGP 2020

Status-Nama Pembalap-Nama Tim-Poin

 

Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje ialah main event UFC 254. ‘The Highlight’ ingin tahu ingin saksikan darahnya ‘The Eagle’.
UFC 254 menyediakan Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje jadi persaingan perebutan sabuk juara kelas enteng. Khabib Nurmagomedov si pemegang sabuknya, akan dilawan Justin Gaethje.

Khabib sendiri belum pernah merasai kekalahan di UFC dengan rekor kemenangan 28-0. Sedang Justin, adalah surprise yang sanggup menggulingkan Tony Ferguson.

Dikutip dari ESPN, ke-2 petarung itu memperlihatkan rasa hormat yang tinggi. Khabib Nurmagomedov tahu jika Justin Gaethje demikian beresiko dalam pertempuran atas. Justin juga tahu benar, jika Khabib benar-benar memimpin saat bergelut.

Namun, ada satu perihal yang membuat Justin Gaethje ingin tahu dengan Khabib Nurmagomedov. Dianya tidak pernah menyaksikan Khabib berdarah-darah dalam octagon.

“Saya ingin saksikan darahnya ia serta membuat ia menyaksikan darahnya sendiri,” kata Justin.

“Saya telah menyaksikan darah dalam pertempuran tetapi belum darahnya,” sambungnya.

 

 

Menurut Justin Gaethje, setiap petarung UFC punyai langkah bermain yang lain. Ada yang menyukai menyaksikan rivalnya berdarah-darah, tetapi ada pula yang menyerbu lebih efisien selanjutnya dapat meraih kemenangan dengan jurus penguncian.

Khabib Nurmagomedov sendiri populer dengan gulatnya. Memang bila jadi perhatian, Khabib jarang-jarang sekali nampak berdarah saat ada di octagon.

“Langkah bertanding ia berlainan, kemungkinan memang semacam itu. Tetapi, saya pengin menyaksikan darahnya serta menyaksikan bagaimana reaksi ia,” jelas Justin.

Jadwal main card UFC 254 Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje berjalan di Minggu (25/10/2020) jam 01.00 WIB. Tempatnya di Fight Island, Abu Dhabi.

UFC 254 akan menghadapkan 2 petarung terhebat di kelas enteng. Khabib Nurmagomedov versus Justin Gaethje, ‘The Highlight’ kirim peringatan ke ‘The Eagle’.
Khabib Nurmagomedov adalah juara bertahan kelas enteng UFC. Tidak main-main, rekor kemenangannya 28-0 alias tidak pernah kalah!

Khabib demikian memimpin dengan gulatnya, lumrah saja ia 2x juara sambo dunia. Sekali masuk capaian musuh, ‘The Eagle’ demikian julukannya tidak melepaskannya. Lihatlah bagaimana Conor McGregor sampai Dustin Poirer jadi bulan-bulanannya.

Justin Gaethje, pemegang sabuk juara interm kelas enteng populer dengan style bertanding ‘stand up’. Kemahiran boxing serta sepakannya demikian beresiko.

1 yang menjadi pertanyaan, dapatkah Justin Gethje bermain gulat?

Dari catatan sah UFC, Justin Gaethje punyai rekor kemenangan 22-2 alias 22 kali menang serta 2x kalah. 19 Kemenangan salah satunya didapatkan dari KO.

Untuk masalah gulat, ‘The Highlight’ demikian julukannya tidak punyai catatan yang keren. Bahkan juga, ia belum pernah menggunakan tehnik gulat di setiap pertempurannya!

Dikutip dari talkSport, Justin Gaethje tahu dianya memang tidak populer jadi pertarung gulat. Tetapi jangan salah, pria asal AS ini masuk ke dunia tinju bebas ternyata dari gulat!

“Saya bergelut semenjak usia 4 tahun serta melakukan sepanjang hidup saya,” tuturnya.

 

 

Bahkan juga saat masih duduk di kursi sekolah, Justin Gaethje sempat 2x jadi juara di tingkat negara sisi AIA (Arizona Interscholastic Association).

Selanjutnya pada tingkat mahasiswa, Justin Gaethje sempat mengikut banyak kejuaraan di Negeri Paman Sam seperti Oregon Wrestling Classic, NCAA Seksion I, Western Wrestling All-Conference First Tim, serta NCAA Western Regional Championships.

“Saya mengawali profesi di MMA di tahun 2011 saat masih kejuaran pemula. Di sana saya bermain gulat serta menghabisi musuh,” terangnya.

Pelatih Justin Gatehje, Trevor Wittman juga tahu benar bagaimana kekuatan bergelut Justin Gaethje. Itu seperti senjata rahasianya kelak saat hadapi Khabib Nurmagomedov.

“Beberapa orang tidak paham begitu baiknya Justin Gaethje bermain gulat. Karenanya akan jadi ‘hidden secret’ kelak,” tegasnya.

Olahraga mixed martial arts (MMA) tampilkan atraksi berdarah-darah. Tetapi dari sisi kesehatan, ternyata tinju malah lebih beresiko dibandingkan MMA.

Olahraga MMA sedang naik daun. Beberapa pertandingan besar seperti UFC serta ONE Championship, mendapatkan banyak perhatian.

Tetapi bila bicara masalah olahraga combat, pasti tinju tidak dapat dilalaikan. Selanjutnya ada-ada saja ada pertanyaan, lebih bahaya MMA atau tinju sich?

Rupanya, tinju lebih beresiko dibandingkan MMA.

Dikutip dari HuffPost, beberapa periset dari Sather Sports Medicine Clinic di University of Alberta, AS mendapatkan bukti mengagetkan. Rupanya, tinju lebih beresiko dibandingkan MMA.

 

 

“Di MMA, darah yang mengalir datang dari hidung atau cedera di muka. Walaupun nampak sadis, itu tidak separah dibandingkan beberapa petinju,” kata salah seorang dokter yang turut dalam tin periset, Shelby Karpman.

Beberapa periset mempelajari data klinis dari 1.181 petarung MMA serta 55 petinju yang bersaing di antara tahun 2003 sampai 2013 lampau di Kanada. Memang lebih banyak petarung MMA yang luka berbentuk kulit sobek serta darah yang mengucur (59,4 %) dibandingkan beberapa petinju (49,8). Tetapi, 7,1 % petinju kehilangan kesadaran serta luka mata serius dibandingkan 4,2 % petarung MMA.