Atletico Madrid berhasil mencetak kemenangan ke enam secara berturut-turut di Liga Spanyol. Bertamu ke basis Valencia, tim bimbingan Diego Simeone unggul tipis 1-0.
Di Stadion Mestalla, Sabtu (28/11/2020), Atletico membuat kesempatan bagus pada menit ketujuh melalui Marcos Llorente, tetapi tendangan kaki kirinya bisa ditangkap penjaga gawang Valencia, Jaume Doménech.

Valencia membalas dua menit setelah itu. Carlos Soler nyaris buka keunggulan, jika saja eksekusi sepakan bebasnya tidak dihentikan oleh Jan Oblak.

Atletico kembali lagi menyerbu di menit ke-13. Domenech kembali lagi jatuh bangun amankan gawangnya, kesempatan ini dari tendangan jarak jauh Thomas Lemar. Delapan menit selanjutnya, shooting José Giménez belum juga pas target.

Valencia tidak diam saja. Uros Racic mengoper bola ke pojok kiri bawah gawang di menit ke-22, tetapi Oblak mampu menepisnya. Lima menit berlalu, long shoot Yunus Musah tidak berhasil menjebong gawang team tamu.

Atletico membalas gempuran Valencia

Lemar kembali lagi melepas sepakan jarak jauh pada menit ke-38, tetapi kembali lagi ditolong Domenech. Lima menit sesudahnya, usaha Angel Correa tidak menghasilkan gol dan mentah pada tangan Domenech. Score 0-0 bertahan sampai interval.

Di set ke-2 , Lemar kembali lagi hampir cetak gol pada menit ke-54,

tetapi Daniel Wass yang ada di garis gawang sukses amankan sepakannya. Di menit ke-56 tandukan Stefan Savic

yang manfaatkan sepak sudut tidak ke arah gawang.

Di menit ke-64, Correa mendapatkan peluang cetak gol, tetapi Domenech kembali lagi tampil cemerlang selamatkan gawangnya. Usaha Atletico pada akhirnya baru berbuah hasil di menit ke-79.

Yannick Carrasco mengoper bola ke kotak penalti Valencia, lalu bek musuh, Toni Lato coba menepisnya, tetapi bola malahan mengenai kakinya dan masuk di gawang sendiri. GOL! Atletico unggul 1-0.

Pada kondisi ketinggalan, Valencia coba keluar dari desakan, cari gol penyama posisi. Tetapi sampai semprit panjang dibunyikan, Atletico sanggup jaga gawangnya dari kecolongan dan sukses mencetak kemenangan

Hasil ini mengantar Atletico ke urutan ke-2 klassemen sesaat dengan 23 point dari 9 pertandingan, di mana mereka jadi salah satu team yang belum terkalahkan selama ini. Mereka cuman kalah beda gol dari puncak klassemen Real Sociedad, yang mengumpulkan 23 point, tetapi telah bermain 10 kali.

Sesaat untuk Valencia, kekalahan ini membuat mereka tertinggal di status kesepuluh dengan 12 point dari 11 pertandingan.

Daftar pemain

Valencia: Domenech, Wass (Jason 84′), Paulista, Guillamon (Mangala 57′), Lato, Musah (Correia 71′), Soler, Racic, Guedes, Maxi Gomez (Gameiro 70′), Vallejo (Sobrino 71′).

Atletico Madrid: Oblak, Hermoso, Gimenez, Savic, Trippier, Lodi (Joao Felix 46′), Niguez (Carrasco 60′), Koke, Marcos Llorente, Lemar (Kondogbia 65′), Correa (Vitolo 65′).

Perform bagus diawalnya musim membuat Fabio Quartararo dijagokan oleh Marc Marquez. Tetapi, performa Quartararo akhir-akhir ini membuat Marquez bertanya-tanya.
Quartararo mengawali MotoGP 2020 dengan memenangkan MotoGP Spanyol di Jerez. Pembalap Petronas Yamaha itu selanjutnya menjadi lagi yang paling baik di balapan ke-2 di MotoGP Andalusia.

Dua kemenangan itu tempatkan Quartararo di pucuk klassemen pembalap MotoGP 2020. Tetapi, ia selanjutnya hanya kumpulkan 20 point dari balapan MotoGP Ceko sampai San Marino.

Quartararo belum naik tribune lagi selesai menjadi juara di MotoGP Andalusia. Ia serta pernah 1x tidak berhasil finish yaitu di MotoGP San Marino.

Keadaan itu membuat Quartararo kehilangan takhtanya di pucuk klassemen pembalap. Ia sekarang telah disalip Andrea Dovizioso yang kumpulkan 84 point. Quartararo berada di posisi ke-2 dengan beda satu angka.

Marc Marquez mengaku jika ia jagokan Quartararo serta Dovizioso

Tetapi, dengan cara spesial pembalap Repsol Honda itu mengharap bertambah ke Quartararo.

“Betul jika di Austria saya katakan Quartararo atau Dovizioso (yang favorit), tetapi sebenarnya, saya mengharap lebih dari mereka. Terutamanya dari Quartararo,” tutur Marquez seperti dikutip Crash.

“Saya mengharap bertambah darinya sebab ia menang di dua balapan pertama dengan level yang luara biasa. Tetapi, saat ini saya tidak paham apakah yang sedang berlangsung. Ia demikian kesusahan serta di salah satunya titik terkuatnya: kwalifikasi.”

“Dovizioso persisten, tetapi ia perlu kecepatan bertambah jika ingin menjadi juara sebab kita melihat (Maverick) Vinales ada juga disana, sama dengan (Joan) Mir,” lanjut Marquez.

“Ada delapan, sembilan pembalap dalam tenggang 25 point jadi menarik untuk dinanti apakah yang berlangsung sampai akhir musim,” tuturnya.

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!