Kick and Rush Agresif Getafe Leburkan Barcelona

Posted on

Getafe sanggup menaklukkan Barcelona dengan style main kick and rush mereka. Pelatih El Barca, Ronald Koeman, bahkan juga marah dengan permainan keras Los Azulones.
Barcelona harus kalah 0-1 dari di Coliseum Alfonso Perez di kelanjutan LaLiga, Minggu (18/10/2020) pagi hari WIB. Gol tunggal kemenangan tuan-rumah dibuat oleh melalui penalti Jaime Mata pada menit ke-56. Penalti diberi wasit Cesar Soto sesudah Frankie De Jong lakukan pelanggaran pada Djane Dakonam.

Barcelona tampil menguasai di laga ini dengan mencatat 73 perebutan bola. Getafe melayani Blaugrana itu dengan memercayakan operan panjang serta permainan keras.

Tertulis 4 pemain Getafe mendapatkan kartu kuning di laga ini. Permainan keras Getafe ini bahkan juga membuat pelatih Barcelona, Ronald Koeman, frustrasi.

“Saya tidak senang bicara mengenai wasit, tapi bila Anda melihat pertandingan serta menyaksikan seberapa banyak pelanggaran yang mereka bikin serta seberapa banyak kartu yang diberi, karena itu Anda bisa mengaitkan sendiri,” papar Koeman diambil dari Marca.

“Kami ketahui ini ialah lokasi yang benar-benar susah, tapi kami berusaha untuk bermain serta menyalurkan bola secara cepat serta mereka terus mengusik itu dengan pelanggaran.”

Getafe memang demikian sama permainan keras serta operan panjang semenjak diatasi oleh Jose Bardolas di 2016.

Style main Getafe seperti team tradisionil Inggris yang rekat dengan ‘kick and rush’ daripada team Spanyol yang memercayakan umpan pendek.

Diambil dari WhoScored, Getafe jadi team dengan prosentase ketepatan umpan terjelek di LaLiga musim kemarin (61,9 %) dan jadi team dengan jumlah pelanggaran paling banyak (706 kali).

Sesaat pada awal musim ini, prosentase ketepatan umpan Getafe sentuh 62,6 % cuman lebih baik dari Osasuna. Mereka sudah membuat 80 pelanggaran yang untuk jadi team ‘terkotor’ ke-5 di LaLiga.

Style main Getafe ini telah mengundang hujatan dari beberapa pihak beberapa musim terakhir sebab dipandang tidak menghibur. Frankie De Jong salah satunya yang pernah mengutarakan hal itu musim kemarin.

“Getafe tidak bermain sepakbola untuk menghibur beberapa fan. Saya berasa kecewa melihat pertandingan mereka,” papar De Jong tahun kemarin.

Kritikan De Jong itu sekarang dibalas habis Getafe di atas lapangan dengan mengandaskan Barcelona. Kemenangan ini membuat team asal Madrid itu menyodok ke posisi ke-2 dengan 10 point. Mereka cuman kalah beda gol dari si tetangga, Real Madrid di pucuk klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *