Rupanya Tinju Dapat Lebih Bahaya dari MMA

Posted on

Olahraga mixed martial arts (MMA) tampilkan atraksi berdarah-darah. Tetapi dari sisi kesehatan, ternyata tinju malah lebih beresiko dibandingkan MMA.

Olahraga MMA sedang naik daun. Beberapa pertandingan besar seperti UFC serta ONE Championship, mendapatkan banyak perhatian.

Tetapi bila bicara masalah olahraga combat, pasti tinju tidak dapat dilalaikan. Selanjutnya ada-ada saja ada pertanyaan, lebih bahaya MMA atau tinju sich?

Rupanya, tinju lebih beresiko dibandingkan MMA.

Dikutip dari HuffPost, beberapa periset dari Sather Sports Medicine Clinic di University of Alberta, AS mendapatkan bukti mengagetkan. Rupanya, tinju lebih beresiko dibandingkan MMA.

 

 

“Di MMA, darah yang mengalir datang dari hidung atau cedera di muka. Walaupun nampak sadis, itu tidak separah dibandingkan beberapa petinju,” kata salah seorang dokter yang turut dalam tin periset, Shelby Karpman.

Beberapa periset mempelajari data klinis dari 1.181 petarung MMA serta 55 petinju yang bersaing di antara tahun 2003 sampai 2013 lampau di Kanada. Memang lebih banyak petarung MMA yang luka berbentuk kulit sobek serta darah yang mengucur (59,4 %) dibandingkan beberapa petinju (49,8). Tetapi, 7,1 % petinju kehilangan kesadaran serta luka mata serius dibandingkan 4,2 % petarung MMA.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *