Terjebak Masalah Penindasan, Profesi Terence Davis di NBA Terancam Usai

Posted on

Ruki Toronto Raptors Terence B. Davis II diamankan polisi sebab didakwa menganiaya wanita yang diperhitungkan selaku kekasihnya. Davis diamankan di New York, Rabu, 28 Oktober 2020, serta sekarang sedang menanti tuduhan atas kekeliruannya.

Seperti disampaikan nba.com, Detektif Sophian Mason dari kepolisian New York mengatakan jika Davis awalannya terjebak konflik verbal dengan wanita berumur 20 tahun untuk Selasa malam, 27 Oktober 2020. Wanita itu diperhitungkan ialah kekasihnya. Davis memukul muka wanita itu sampai melukai matanya. Davis merampas hp dan merusakkannya. Kejadian itu berlangsung di Hotel Beekman, New York.

Saat itu, advokat Davis, Gregory Esposito, menjelaskan ke The Canadian Press jika client-nya menyanggah dakwaan itu. Davis menampik memberi komentar mengenai masalah yang menerpanya ini. Saat itu, pihak club belum memberikan info. Mereka masih menanti proses penyelidikan masalah itu.

Masalah penindasan pemain NBA pada seorang wanita beberapa kali sudah berlangsung

Beberapa masalah penindasan pada akhirnya diputus dengan tindak pidana enteng. Sama seperti yang berlangsung untuk masalah Darius Morris di bulan April kemarin. Mantan pemain Los Angeles Lakers (2011-2013) didakwa menganiaya wanita, berdasar laporan TMZ. Perbedaannya di antara ke-2 masalah itu yakni, Morris telah pensiun dari NBA, walau masih dengan status pemain profesional. Sesaat Davis masih terdaftar selaku pemain aktif di NBA. Davis dituduh dengan 7 dakwaan, terhitung bertindak kriminil berat serta mencelakakan nyawa seorang, dengan teror hukuman penjara.

Ini menjadi akhir profesi dari Terence Davis. Karena, jika ia dapat dibuktikan bersalah serta dipenjara, karena itu Davis akan susah dapat kembali pada NBA. Walau ada banyak cerita pemain NBA yang selalu dapat bermain, walau pernah dipenjara. Tapi benar-benar masalahnya lebih enteng, seperti masalah alkohol serta pelanggaran jalan raya.

Terence Davis baru bermain Raptors musim ini. Alumni Ole Miss Rebel (University of Mississippi) itu bermain 72 pertandingan pada musim reguler dengan cetak rerata 7,5 point, 3,3 rebound, 1,6 asis per game, dengan ketepatan shooting 45 %. Sedang di Playoff NBA 2020, Davis tampil 6 game dengan rerata 7,2 point, 2,2 rebound, serta 1,2 asis per pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *